​PELAJARAN BAHASA INDONESIAILMU BERBAGAI PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA

Definisi Paragraf Deskripsi

Standar Kompetensi : 4. Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, eksposisi)

Kompetensi Dasar : 4.2 Menulis hasil observasi dalam bentuk paragraf deskripsi
MATERI 

Pengertian Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan suatu tempat, keadaan atau suatu benda sehingga pembaca menikmati gambaran itu dengan jelas. Pembaca seolah – olah melihat,mendengar,merasa, mengalami sendiri yang dialami penulis.paragraf ini bertujuan untuk menjelaskan suatu topik yang berupa objek atau benda kepada pembacanya dengan sangat jelas, sehingga seolah- olah pebaca tersebut merasakan, atau mengalami sendiri apa yang mereka baca.

Paragraf deskpritif menjelaskan aspek -aspek yang bisa diterima oleh panca indera manusia seperti bentuk, warna, rasa , maupun keadaan suatu objek yang didiskusikan dalam paragraf tersebut . Misalnya : Paragraf Deskripsi

“ Musim kemarau yang panjang dan kering tahun ini merupakan bencana bagi daerah kami. Sungai yang mengalir ditengah desa kini kering kerontang. Bahkan sumurpun banyak yang tidak berair lagi. Tsmpsk berdesak – desakan orang menunggu giliran menimba air disumur pak lurah, yang satu – satunya tidak kering. Sawah dan ladang seperti hangus oleh terik matahari. Tanah pecah berbongkah – bongkah, tanaman hampir tiada yang hijau. Rumput kering kecoklatan – coklatan terhampar mati. Beberspa doma kurus . Ternah lain tidak tampak sapi, kerbau, kuda dan kambing sudah sebulan ini diungsikan ke daerah yang sungainya masih mengalir”

Ciri – ciri Paragraf Deskripsi :

Menggunakan kata – kata yang eksprsif artinya kata- kata dapat menggambarkan apa yang dilihat, didengarkan dicium atau dirasakan oleh penulis sendiri.

Mengambarkan suasana alam sekitar dan perasaan tokoh secara rinci dan mendetail

Bersifat informatif (memberitahukan keadaan, suasana seolah olah pembaca merasakan sendiri).

Jenis – Jenis Paragraf Deskripsi :

Paragraf deskripsi dikelompokan menjadi tiga jenis paragraf, yaitu 

Paragraf deskripsi spatial

Merupakan paragraf yang topiknya berupa ruang dan tempat. Paragraf ini mendeskripsikan suatu ruang atau tempat dengan sangat jelas kepada para pembacanya.
Paragraf Deksripsi Objektif

Merupakan yang memiliki makna dalam objektifnya ialah apa adanya atau sesuai dengan kenyataan. Oleh karena itu, paragraf ini menggambarkan suatu objek dengan sesuai kenyataan tanpa adanya opini atau kesan pribadi seorang penulis.
Paragraf Deskripsi Subjektif

Merupakan memiliki gambaran suatu objek berdasarkan apa yang dirasakan, dilihat oleh penulis itu sendiri. Dengan kata lain, menulis menuangkan opini- opini pribadi tentang keadaan suatu benda atau objek tersebut.
LATIHAN SOAL 

Apakah yang dimaksud paragraf Deskripsi ?

Buatlah paragraf deskripsi berdasarkan jenis jenis yang terbagi menjadi tiga jenis paragraf deskripsi dengan ketentuan memilih salah satunya ?

Sebutkan ciri- ciri paragraf deskripsi?

Kirim jawaban dari soal diatas ke email saya : avy.naimah28@gmail.com

Proses pembelajaran aktif 

​RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN MINGGUAN

1 SATUAN PENDIDIKAN SMA

2 KELAS X

3 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

4 ALOKASI WAKTU 45 MENIT (1 KALI PERTEMUAN)

5 BENTUK PEMBELAJARAN CERAMAH/PRAKTIK

Minggu ke- Kompetensi Inti  :

Memahami struktur isi dan ciri bahasa sesuai dengan teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan  Membandingkan teks anekdot dari berbagai media baik secara lisan maupun tulis
Kompetensi Dasar

Indikator :

1. Menunjukkan persamaan dan perbedaan struktur isi teks anekdot

2.Dapat menyusun teks anekdot berdasarkan struktur isi dan ciri bahasa yang benar

3. Dapat memproduksi teks anekdot          

Materi Ajar :

1. Persamaan/perbedaan struktur isi dan ciri bahasa teka anekdot dari berbagai media 

2.Langkah- langkah  menyusun  teks anekdot (mengamati, menemukan topik, mengembangkan sesuai dengna struktur isi dan ciri bahasa) yang benar

Waktu (menit) :

2×45 menit (1 kali pertemuan)

Media dan alat belajar (beri tanda centang)

Teks :v

Handout/ power point :

Animasi/Simulasi :

Audio/video : v

Soal-tugas :v

Web/ onlinemedia :v

 

Metode pembelajaran (pendekatan strategi teknik) :

Pendekatan Scientifik            Strategi: Praktik, penugasan         Metode: Diskusi, Tanya-jawab

Guru :

1. Guru sebagai fasilitator yang menjelaskan struktur dalam teks anekdot .

 2. Guru memberikan satu teks anekdot untuk mengarahkan peserta didik  menyusun tes anekdot yang sesuai .
3. Guru menampilkan contoh contoh teks anekdot .

Aktivitas 

siswa :

 Pendahuluan: peserta didik merespon saran guru dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya; peserta didik menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, dan langkah-langkah pembelajaran           

  b. Inti: Peserta didik memperhatikan contoh teks anekdot yang diberikan oleh guru.

  Penutup:  Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran; peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan ; peserta didik dan guru merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya

          

Penilaian :

  a   Tugas: Peserta didik diminta brdiskusi untuk memahami persamaan dan perbedaan teks anekdot dari berbagai media 

Observasi: Guru mengamati kegiatan peserta didik dalam proses memahami teks anekdot.

    Portofolio: Guru menilai laporan peserta didik tentang persamaan dan perbedaan teks anekdot dari 

Tes tertulis: Guru mrnilai kemampuan peserta didik dalam memahami, menerapkan, dan memproduksi teks anekdot sesuai dengan karakteristik teks anekdot baik secar lisan maupun tulisan

Sumber Ajar

a. Budi, Adi Andi, dkk. 2009. Aktif Berbahasa Indonesia untuk Kelas X SMA/MA Program IPS.Yogyakarta: Departemen Pendidikan Nasional .       B. Media cetak, media elektronik,  radio, televisi, youtube  .KBBI.Ramlan .1987.Kelas Kata

“tentang kutipan – kutipan menggunakan yang benar dan tepat”

​MENGGUNAKAN KUTIPAN YANG BAIK DAN TEPAT
Pengertian kutipan

Kutipan adalah pinjaman pendapat dari seorang pengarang baik yang terdapat dalam buku, artikel, makalah,atau media lainnya.hanya saja perlu diingat bahwa kutipan yang diambil tidak terlalu panjang,tetapi sperlunya saja agar tidak merusak atau menganggu uraian yang sebenarnya.
B. Jenis kutipan

Kutipan dibedakan menjadi atas dua jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung . Langsung adalah pinjaman pendapat dengan mengutip secara lengkap kata-kata dan kalimat – kalimat dari sebuah teks asli atau ucapan asli (yang direkam).sementara itu , kutipan tidak langsung adalah kutipan atau pinjaman pendapat seseorang berupa inti sari atau ikthisar pendapat seseorang berupa inti sari atau ikhtisar pendapat atau uraian tersebut.
C. Cara – cara mengutip 

Supaya kutipan dapat dipahami dengan baik dan jelas, perhatikan cara – cara mengutip berikut ini :

Kutipan langsung tidak lebih dari empat baris

Kutipan tersebut digabungkan langsung dengan teks

Jarak antar baris dua spasi (seprti teks lain)

Kutipan diapit dengan tanda kutip dua dan

Sesudah kutipan selesai dalam kurung ditempatkan nama singkat pengarang,tahun terbit,dan nomor halaman sumber kutipan, atau diberi nomor urut (setengah spasi ke atas) sebagai petanda pertalian dengan catatan kaki.

Misalnya :
……………………………………………………………………………

Banyak aspek yang perlu diperhatikan dalam memahami sebuah puisi, sperti makna kata, lambang,situasi , rima, dan irama. Teeuw (1980 : 23) mengatakan “soal irama sebenarnya memerlukan studi yang khas karena belum ada suatu yang tahan uji secara ilmiah, soal irama dalam bahasa indonesia.”
kutipan langsung yang lebih dari empat baris 

Apabila pinjam pendapat itu lebih dari empat baris, penulisnya mengikuti ketentuan berikut:

Kutipan itu dipisahkan dari teks dalam jarak 2,5 spasi

Jarak antar baris kutipan satu spasi

Kutipan boleh atau tidak diapit tandak petik

Sesudah kutipan selesai dalam tanda kurung ditempatkan nama singkat pengarang,tahun terbit ,dan halaman sumber kutipan atau diberi nomor urut (setengah spasi ke atas )dan 

Seluruh kutipan dimasukan 5-7 spasi ke dalam : bila kutipan tersebut berupa alenia baru , baris pertamanya pun masuk beberapa spasi 

Misalnya :
……………………………………………………………………………………..

Suatu pikiran yang salah yang terbesar dengan luas sekali dikalangan orang banyak menggambarkan buku- buku sebagai benda – benda yang ta berjiwa,tidak efektif,serba damai yang pada tempatnya sekali berada dalam kelindungan – kelindungan sejuk dan ketenangan akademis dari biara – biara dan universitas – universitas dan tempat – tempat pengasingan dari yang lain yang jauh dari dunia yang jahat dan materialitis ini (sani, 1959 : 7 dan keraf, 1989 : 186)
kutipan tidak langsung 

Intisari pendapat seorang ahli , tokoh terkenal ataupun narasumber penulisnya dilakukan dengan cara berikut :

Kutipan itu dileburkan dengan dalam teks

Tidak diapit tanda kutip

Jarak antarbaris dua spasi seprti teks lainnya)

Menggunakan ungkapan menyatakan bahwa dan 

Sesudah kutipan dalam tanda kurang ditulis nama singkat pengarang tahun terbit dan nomor halaman sumber kutipan .
Misalnya :
Meski merupakan sesuatu yang konterversial , lebih – lebih dari segi agama sihir atau tenung masih hidup bahkan sangat dipercaya oleh sebagian orang. Dalam masyarakat jawa, sihir. Geertz (1983 :144) mengatakan bahwa sihir dapat dijumpai dalam praktik pengobatan yang dapat dilakukan oleh mereka yang ahli dibidangnya, seperti dukun.

Tugas mandiri 
Sebutkan dan jelaskan ada berapa jenis kutipan?

Tentukan kutipan dibawah ini dengan benar, Apabila Nunung mengutip pendapat nurudin yang dikutip dalam buku Imron Zaman , penulisan kutipan yang benar ?

Dalam buku jangan serahkan anak kepada pembantu halam 11 karya Imron Zamani yang terbit tahun 2008 terdapat kutipan berikut.

“ Anak, pada hakikatnya ,titipan tuhan .sebagai pemegang titipan tidak selayaknya orang tua menitipkan lagi sang anak kepada pembantu “ (nurudin, 2007)

PARAFRASAKAN PUISI

​MEMPARAFRASAKAN PUISI MENJADI PROSA
Pengertian Puisi

Puisi merupakan salah satu karya sastra yang bentuknya tidak sama dengan prosa atau karangan biasa. Puisi terbagi ke dalam larik – larik atau bait . Pada puisi banyak terdapat kata – kata yang bermakna kias atau konotasi . Oleh karena itu isi atau tema puisi biasanya tersirat.
B. Ketentuan cara memparafrasakan puisi menjadi prosa

Bacalah atau dengarkan pembacaan puisi dengan saksama 

Pahami isi kandungan puisi secara utuh 

Jelaskan kata- kata kias atau ungkapan yang terdapat dalam puisi

Uraikan kembali isi puisi secara tertulis dalam bentuk prosa dengan menggunakan kalimat sendiri.

Sampaikan secara lisan atau dibacakan .
Misalnya :
Menyesal

Pagiku hilang sudah melayang 

Hari mudaku sudah pergi 

Sekarang petang datang membayang 

Batang usaiku sudah tinggi
Aku lalau dihari pagi

Beta lengah dimasa muda

Kini hidup meracun hati

Miskin ilmu , miskin harta

Ah….. Apa guna kusesalkan

Menyesal tua tiada berguna 

Hanya menambah luka sukma 
Kupada yang muda kuharpkan 

Atur barisan dihari pagi

Menuju ke rah padang bakti
Setelah kita mendengarkan pembacaan puisi tersebut dapat kita parafrasa sebagai berikut :

Puis “menyesal” karya ali Hasyim menghisahkan seseorang yang menyesal masa mudanya tidak dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya . Ia lalai dengan lengah .kini dihari tuanya ia merasa miskin ilmu, miskin harta (tidak berilmu dan tidak mempunyai harta apa – apa).ia merasa tidak ada guna menyesali diri .akan tetapi , ia tidak berhenti dalam sesalnya . Ia bangkit mengajak generasi muda :atur barisan di hari pagi , menuju ke arah padang bakti.
Tugas Mandiri
Puisi dibawah tersebut silahkan kalian kerjakan dengan memparafrasakan puisi yang   tepat!
SAJAK PUTIH
Bersandar pada tari warna pelangi 

Kau depanku bertundung surya senja

Di hitam matamu kembang mawar dan melati 

Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Sepi menyanyi,malam dalam mendoa tiba 

Meriak muka air kolam jiwa

Dan dalam dadaku memerdu lagu

Menarik menari seluruh aku
Hidup dari hidupku , pintu terbuka

Selama matamu bagiku menengadah

Selama kau darah mengalir dari luka

Antara kita mati datang tidak memblah…. (chairi Anwar )